Tips Mudah Mencegah Serangan Jantung

Serangan jantung atau heart attact dapat menimpa siapa saja dan sulit sekali terdeteksi. Sifatnya serang yang mendadak  membuat penyakit ini merupakan pembunuh nomor satu penyebab kematian di Indonesia.

Siapa pun bisa terkena serangan jantung baik orang tua, orang muda, pria maupun wanita semua sama –sama berisiko. Sebagaimana yang baru –baru ini dialami oleh Mike Mohede, penyanyi  muda jebolan acara pencari bakat.  Dia terkena serangan jantung saat tertidur dan nyawanya tidak tertolong.

Terlepas dari takdir Sang Kuasa, sebenarnya serangan jantung bisa dihindari atau minimal resikonya diturunkan dengan melakukan langkah –langkah tepat sebelumnya. Intinya melakukan pola hidup sehat dan menjauhi beberapa pantangan.

  •  Gemari sayuran hijau

Menerapkan hidup sehat dengan memperhatikan pola makan yang benar seperti menggemari sayuran dan buah –buahan. Merupakan awal kesadaran untuk meningkatkan kwalitas hidup yang lebih baik.  sayuran hijau mengandung banyak nutrisi dan kalsium yang bermanfaat menjaga kesehatan pembuluha arteri dan menjaga fungsi jantung agar tetap berkerja secara normal.  Sementara  vitamin C yang terdapat pada buah –buahan bermanfaat meningkatkan metabolisme tubuh dan menangkal penyakit degenerative.

  • Perbanyak asupan omega 3

Asam lemak omega 3 merupakan nutrisi yang banyak terdapat pada daging ikan segar dan telur.  Hasil penelitian tim medis menunjukan bahwa orang yang gemar mengonsumsi ikan laut  ternyata tingkat resiko terkena serangan jantung lebih kecil dari pada  mereka yang jarang mengonsumsi ikan.   Tak heran mengapa di Jepang angka kematian akibat serangan jantung begitu rendah.   Fakta ini berkat  kebiasaan orang Jepang gemar  menyantap ikan laut.

  • Sering beraktivitas fisik

Jangan malas untuk bergerak, terutama jalan kaki.  Aktif bergerak secara tak langsung bermanfaat menyehatkan jantung. Selain itu juga dapat membakar kalori lebih banyak.  Olahraga teratur setiap pagi diyakini dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung bagi orang dewasa maupun manula.

Sebaliknya orang yang malas bergerak dan selalu pasif duduk berlama –lama di depan komputer atau televisi justru punya resiko lebih besar terkena serangan jantung.