jenis olah raga

Tips Jitu Fitnes Sambil Puasa

Puasa bukanlah halangan untuk pergi ke fitness center. Anda bisa tetap rutin fitness meski sedang puasa.  Justru dengan bantuan puasa tidak makan dan minum, membuat tubuh lebih mudah membakar lemak secara optimal. Namun ada sedikit perubahan dan intensitas latihan. Sebab biasanya saat puasa metabolisme tubuh lebih lambat dari pada sebelum puasa.

Berikut ini sedikit tips cerdas  fitness di bulan ramadhan seperti saat ini.

  • Fokus pada peningkatan stamina

Tujuan fitness saat puasa adalah untuk meningkatkan stamina  dan kebugaran. Maka jangan lakukan latihan berat untuk menurunkan berat badan. Hal akan memuat Anda kehilangan banyak energy.

  • Kurangi Intensitas Latihan. 

Melakukan latihan beban justru membuat tubuh menjadi lemas.  Saat puasa sebaiknya hindari latihan angkat  beban dengan bobot yang berat. Apabila ingin tetap ingin latihan beban untuk membentuk otot trisep atau biseb, Anda bisa menggunakan barbell yang ringan saja. Sebaiknya lakukan latihan  ringan saja seperti  push up, sit up  dan sebagainya.

  • Fokus latihan Resistansi.

Dalam kondisi puasa tubuh Anda kehilangan separo pasokan energy. Jadi jangan memaksa latihan kardio. Tapi ganti dengan latihan resistensi saja.   Latihan ini terdiri dari empat sampai lima seksi dan dilakukan beruntun tanpa jeda.  latihan ini secara tak langsung turut menguatkan jantung dan otot.

  • Kurangi waktu latihan

Jangan memaksa latihan dengan durasi waktu reguler. Selama puasa sebaiknya waktu lebih singkat dari sebelumnya.  Idealnya   cukup satu 60 menit saja atau kurang dari itu.  Sebaliknya memaksa diri latihan fitness dengan waktu yang lama justru membuat badan menjadi dehidrasi, otot mudah kram dan sebagainya.

Sekian dulu informasi singkat tentang fitness saat menjalankan ibadah puasa.  semoga ada faedahnya dan selamat menjalankan ibadah ramadhan di bulan yang penuh berkah ini.

asam lambung

Tips mencegah naiknya asam lambung ketika puasa

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan gejala naiknya cairan asam lambung ke dalam esofagus (refluks). Sehingga mengakibatkan rasa mual dan mual, perut terasa tak enak.  Kondisi ini kerap terjadi ketika  seseorang sedang menjalankan puasa atau pantangan.  Sebab ketika itu sistem organ pencernaan dalam proses adaptasi.

Ketika malam hari ketika tidur, metabolisme tubuh biasanya melambat, termasuk juga organ pencernaan pun ikut rehat bekerja. Namun karena kewajiban untuk makan sahur, pada pukul 03:00. Lambung menerima pasokan makanan lagi, sehingga dipaksa untuk bekerja kembali mencerna makanan.  di sisi lain kita biasanya langsung kembali tidur setelah makan sahur.  Hal ini mengakibatkan ketidak seimbangan metabolisme tubuh, sehingga memicu naiknya asam lambung, dan micu gas yang mengakibatkan kembung bahkan muntah –muntah pada siang harinya.

Penyebab lain munculnya kelebihan gastro esophageal reflux disease akibat terlalu banyak menyantap nasi atau melewatkan santap sahur karena merasa sudah kenyang.  Sehingga di pagi hari perut menjadi perih dan melilit.  Biasanya ketika terjadi serangan asam lambung kita langsung minum obat medis penurun asam lambung yang dijual bebas di toko obat.

Tapi sebenarnya ada tips sederhana bagaimana cara mencegah naiknya asam lambung dengan langkah –langkah mudah. Sebagaimana yang dijelaskan berikut ini :

  • Setelah sahur diakhiri menyantap buah –buahan

Jangan lewatkan menyantap buah –buahan segar setelah santap sahur. Buah –buahan dipercaya manjur mencegah naiknya asam lambung.  Kandungan vitamin dan serat dapat meringkan kerja organ pencernaan.

  • Jangan langsung tidur setelah makan

Atur kembali jam tidur anda agar tidak sakit perut. Idealnya makan dua jam sebelum tidur. Guna memberikan kesempatan kepada lambung dan organ pencernaan untuk bekerja mencerna makanan.

  • Makan dalam porsi kecil

Ketika santap sahur sebaiknya Anda makan dalam porsi kecil. Setidaknya setengah dari takaran normal.  Terlalu kenyang saat makan sahur justru memicu naiknya asam lambung. Demikian juga tidur ketika  perut dalam kondisi kenyang membuat tubuh tidak enak jadinya.

tips puasa

Inilah trik bijak agar puasa tidak cepat lemas

Puasa Ramadhan janganlah dijadikan alasan untuk tidak melakukan rutinitas seperti biasanya. Ibadah  puasa merupakan  kesempatan emas untuk mencari berkah dan pahala dari Allah SWT  apabila dikerjakan secara iklas.

Memang pada awalnya badan terasa cepat lemas dan tidak bergairah, sehingga  akibatnya jadi malas  tidak mengerjakan apa pun.  Kondisi ini sebenarnya bisa disiasati sebelumnya, dengan memperhatikan pola makan yang benar serta ditambah suplemen vitamin.

Trik agar puasa tidak cepat lemas

Lakukan lima trik ini agar puasa tidak  cepat lemas dan tetap sehat sepanjang hari.  Tips ini disusun oleh pakar kesehatan dan mudah dilakukan siapa saja.

  • Menu sahur dengan nutrisi seimbang

Anggap saja santap sahur sebagai sarapan di bulan puasa.  Menu sahur sebaiknya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh harian. Bahkan porsi nutrisi harus diperbanyak dari hari biasanya.

  • Minum susu segar

Susu sapi bisa dijadikan sebagai suplemen alami, sumber protein hewani.  Fungsi protein  membangun stamina tubuh. selain itu susu juga mampu menahan lapar cukup lama dari pada minuman biasa. sebaliknya saat  berbuka puasa sebaiknya minum minuman manis guna memulihkan energy yang terbuang.

  • Istirahat cukup

Selama menjalankan ibadah puasa Anda sebaiknya dapat mengatur waktu  kapan bekerja dan  istirahat. Meski sesibuk apa pun sbaiknya luangkan waktu untuk beristirahat.   Manfaat istirahat selain agar untuk mengembalikan tenaga,  juga menghembat energy  agar tidak mudah lemas.

  • Saat sahur jangan minum air es

Saat santap sahur sebaiknya hindari minum minuman dingin. Mengapa? Karena air es memicu naiknya asam lambung dan membuat perut jadi kembung dan sebab. Imbasnya  porsi makan jadi sedikit.  Pilihlah minuman hangat agar tubuh kembali bugar dan mengurangi rasa kantuk.

  • Hindari tidur larut malam

Selama puasa sebaiknya  disiplin untuk tidur tepat waktu, tujuannya agar nanti saat waktu sahur bangun tidur tidak telat.  Sebaliknya apabila Anda sering tidur larut malam, membuat susah bangun, dan badan terasa lemas di pagi hari. Karena kurang tidur dan metabolisme terganggu.

Trik ringkas ini bisa diterapkan kepada buah hati Anda yang memulai belajar puasa. Akhir kata semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa.

puasa

Lakukan langkah ini agar puasa tetap sehat

Bulan suci Ramadhan segera datang dalam hitungan jari.  Umat Islam menyambut dengan suka cita.  Untuk menyonsong ibadah puasa selama tiga puluh hari,  kita perlu persiapan khusus agar puasa tetap sehat dan fit.

Pada hari –hari pertama puasa, biasanya kita mengalami masa adaptasi biologis, dimana mendadak badan merasa cepat lemas, ngantuk dan tak bergairah.  Padahal  sebagai umat muslim yang taat, puasa bukanlah menjadi halangan untuk melakukan aktivitas harian seperti bekerja dan kuliah.

Di bawah ini ada lima langkah agar puasa tetap sehat dengan memperhatikan asupan nutrisi pada menu sahur dan olahraga teratur.

  • Menu sahur tambah porsi protein

Agar badan tetap fit sepanjang hari saat pasa, rahasianya ada pada menu sahur. Pastikan menu sahur dipenuhi nutrisi seimbang. Namun ada untuk puasa sebaiknya asupan protein perlu ditambah.

  • Lebihkan minum air putih saat sahur

Meski puasa asupan cairan kedalam tubuh tidak boleh berkurang. Maksudnya guna menghindari dehidrasi ringan.  Saat sahur minum tiga gelas air putih,  kemudian ketika buka puasa tiba hingga malam hari setidaknya minum lima gelas lagi.

  • Atur waktu olahraga

Bulan puasa bukan berarti meniadakan berolahraga.  meski puasa, olahraga tetap jalan terus. Hanya jadwalnya diatur lagi. Misalnya pada pagi hari setelah sholat Subuh atau  malam hari antara pukul 20:00 – 21:00. Durasinya satu jam rasanya sudah cukup membuat tubuh terasa bugar.

  • Hindari mengonsumsi makanan berlemak

Ketika santap sahur, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berlebihan dan mengandung lemak tinggi seperti daging sapi, daging kambing.  Makan sahur dengan porsi jumbo bisa menyebabkan badan lemas di pagi hari dan mudah ngantuk.  Makanan yang mengandung lemak memaksa  organ pencernaan bekerja ekstra keras.  Selain itu mengakibatkan perut menjadi kembung dan sebah.

  • Istirahat cukup

Selama menjalankan puasa kita dianjurkan untuk beristirahat sejenak. Manfaat rehat  pada siang hari semata –mata untuk menghemat energy agar tidak cepat lelah.  demikian pula di malam hari sebaiknya Anda tidur teratur. Sebaiknya waktu tidur dimajukan lebih awal, agar nanti bisa bangun saat sahur tiba dan memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan santap sahur dan sholat malam.  Setidaknya Anda tidak telat ketika santap sahur.

Demikianlah penjelasan tentang lima tips jitu agar ibadah puasa di bulan Ramadhan tetap sehat dan bersemangat.  Selamat menjalankan ibadah puasa  bulan Ramadhan, semoga kita dilimpahkan rahmat  dan kesehatan.

Badan Bertambah Gemuk

Ini Dia Penyebab Mengapa Saat Puasa Justru Badan Bertambah Gemuk

Bulan Ramadhan menjadi bulan baik bagi siapa saja yang menjalankan.  Di mana pada bulan ini umat Islam dianjurkan berpuasa, tidak makan dari sebelum terbit fajar hingga terbenam matahari.  Pada bulan puasa ini merupakan moment tepat untuk menurunkan berat badan sembari beribadah. Namun apa dinyana ternyata selama puasa bukan bobot berkurang tapi justru bertambah bertambah gemuk.  Tentu kondisi ini cukup mengherankan bukan?

Kondisi kontradiktif  badan bertambah gemuk saat puasa jangan terburu panik. Mungkin ada yang salah pada pola makan dan kebiasan Anda selama menjalani puasa.  Berikut ini merupakan penjelasan dari pakar kesehatan dan ahli gizi terkait hal tersebut.

Penyebab Badan Bertambah Gemuk Saat Puasa

Pertama kebiasaan buruk yang kerap dilakukan oleh orang kebanyakan, saat berbuka puasa adalah, melampiaskan nafsu makan dengan menyantap makanan terlalu banyak. Memakan makanan ringan / camilan terlalu banyak, justru saat makan nasi lebih sedikit.  Padahal makanan ringan sebenarnya bukan menu utama dan tidak mencukup unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Penyebab kedua adalah terlalu banyak mengonsumsi minuman dan makanan manis di malam hari.  Padahal makanan manis memicu mempercepat produksi lemak dalam tubuh jika tidak diimbangi dengan asupan sayuran dan olah raga.

 Penyebab ketiga adalah saat selesai santap sahur biasanya langsung melanjutkan tidur lagi hingga pagi. Selain di waktu siang malas melakukan aktivitas fisik, sehingga tidak ada proses pembakaran kalori. Akibatnya kelebihan energy atau kalori oleh tubuh diubah menjadi lemak.

Tips Mengindari Badan Bertambah Gemuk Saat puasa

Jangan sampai puasa Anda sia –sia karena kebiasaan buruk yang justru tidak bagus bagi kesehatan badan.   Agar tubuh tidak cepat melar saat puasa, ada beberapa solusi yang bisa Anda coba.

  • Jangan Makan terlalu kenyang

Saat berbuka puasa sebaiknya kendali nafsu makan Anda,  dengan kata lain tidak boleh makan berlebihan hingga terlalu kenyang.

  • Kecukupan nutrisi

Porsi menu buka harus kecukupan kandungan nutrisi kalau memenuhi kaidah empat sehat lima sempurna.  Perbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap segar dan terhindar dehidrasi.

  • Batasi memakan dan minuman terlalu manis

Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman terlalu manis.  Kebanyakan gula justru tidak baik bagi kesehatan, membuat perut cepat gendut.

  • Tetap beraktivitas fisik di siang hari

Tetap beraktivitas fisik seperti semula, seperti melakukan pekerjaan rutin, dan berolah raga ringan di pagi hari atau sore hari.

Serangan Asam Lambung

Ibadah Puasa Lebih Mantap Tanpa Serangan Asam Lambung

Asam lambung identik dengan penyakit maag yang datang tiba –tiba.  Zat ini bisa keluar kapan saja dari dalam jaringan dinding lambung jika dipicu oleh faktor luar dan psikologis.  Jika zat ini keluar maka  seseorang akan merasakan sakit perut dan terasa perih.

Lambung merupakan organ pencernaan yang terdapat dalam perut manusia. Organ ini merupakan wilayah yang paling sering bersentuhan dengan makanan yang ditelan dari mulut.  Lambung bisa menjadi tempat yang paling sensitive sering bersinggungan dengan berbagai jenis makanan dan minuman.

Kembali ke asam lambung, zat ini bakal keluar banyak jika Anda kelewat banyak mengonsumsi makanan pedas atau asam.  Pasalnya lambung kesulitan untuk menetralisir rasa pedas dan asam, sehingga memicu naiknya volume asam lambung.  Celakanya jika penderita maag malas bangun pagi untuk bersahur, akibatnya zat asam lambung keluar terlalu banyak.   Atau sebaliknya saat berbuka terlalu banyak menyantap makanan pedas.

Tips  jitu memilih makanan sehat tanpa serangan asam lambung

Siapa sih yang tidak ingin ibadah puasanya terganggu, hanya karena kebiasaan buruk saat  bersantap. Maka dari itu bagi penderita maag atau siapun sebaiknya patuhi pola makan yang sehat saat santap sahur atau berbuka puasa.

Berikut ini sejumlah tips jitu menghindari naiknya asam lambung.

  • Kurangi makanan berlemak

Pertama saat buka atau santap sahur sebaiknya kurangi makanan berlemak, seperti gulai kambing, masakan yang memakai santan, dan daging. Sebab makanan tersebut sulit untuk dicerna oleh lambung.

  • Hentikan kebiasaan minum kopi setelah sahur

Selama puasa sebaiknya hentikan dulu kebiasaan minum kopi. Apalagi setelah santap sahur. Zat cafein justru bisa memicu timbulnya asam lambung.  Demikian pula kurangi minum minuman bersoda atau fermentasi.

  • Ketika buka jangan langsung makan nasi

Ketika santap buka sebaiknya  jangan langsung menyantap makanan besar seperti nasi.  Awali dulu mengonsumsi camilan, atau makanan ringan lainnya.   Agar  kerja lambung tidak terlalu berat dan kaget.