lari

Inilah Manfaat berlari Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Lari pagi merupakan olahraga murah meriah, tidak memerlukan banyak sarana pendukung.  Jangan malas berlari karena aktivitas ini sangat efektif membakar lemak lebih banyak.  Ketika Anda berlari adanya otot yang bergerak, tak hanya otot kaki saja, tangan dan  juga otot pernafasan pun turut aktif bergerak.  Sehingga olahraga ini sangat direkomendasikan untuk melatih stamina dan kekuatan otot.

Meski olahraga ini terkesan sedarhana dan mudah dilakukan oleh siapa pun. Tapi sebenarnya beresiko juga apabila dilakukan secara serampangan tidak mengindahkan aturan.  Lari merupakan gerakan yang memaksa kita menguras tenaga.  Maka dari itu perlu melakukan pemanasan / warming up dulu, dengan cara peregangan otot. Sebaliknya jika Anda tidak melewati fase pemanasan, sangat rentan cidera otot.

 Sebelum berlari Anda harus melakukan warming up selama 20 menit dulu.  Dengan melakukan peregangan pada otot kaki, pinggang dan tangan. Setelah itu baru memulai lari  dengan pengaturan kecepatan secara bertahap dulu.

  • Meningkatkan pertumbuhan badan

Olahraga ini bermanfaat merangsang pertumbuhan pada agar lebih optimal. Maka dari itu anak-anak dianjurkan untuk berlari pagi guna merangsang produksi hormone pertumbuhan.

  • Menguatkan pernafasan

Berlari setiap hari membantu menguatkan pernafasan.  Sehingga volume oksigen yang dihirup jauh lebih banyak kapasitasnya dari pada orang yang tak berolahraga.  selain itu paru –paru jauh lebih bersih. Orang yang suka berlari tidak mudah terserang penyakit ISPA.

  • Efektif membakar lemak

Lari adalah aktivitas yang mampu membakar kalori secara optimal.  Aktivitas ini bisa mengikis timbunan lemak pada pinggang, perut dan kaki.  Berlari selama satu jam setiap hari itu jauh lebih baik daripada Anda naik tangga gedung 20 lantai. Rutin berlari setiap pagi selama satu pekan ternyata bisa menurunkan berat badan hingga 2 kilo.

  • Membantuk otot kaki

Lari membantu Anda membentuk otot betis menjadi lebih kuat, dan meningkatkan masa otot menjadi lebih proposional. Saat lari kedua kaki terus bergerak sementara telapak kaki menjadi tumpuan. Selain itu berlari juga dapat menguatkan tulang, menurunkan resiko terkena osteoporosis.